Agama Dalam Masyarakat Majemuk Perspektif Hindu Dharma

Indonesia adalah negara yang bercorak plural dalam berbagai dimensinya. Sesanti Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna kemajemukan etnik, agama, bahasa, ras, maupun golongan yang membentuk dan memperkaya khazanah kehidupan dalam negara kesatuan Republik Indonesia.

Dari satu sisi, kemajemukan tersebut dapat menjadi identitas yang menggerakkan dan mempersatukan seluruh komponen bangsa. Tetapi, dari sisi yang lain kemajemukan juga memiliki potensi pemicu konflik atau pertikaian yang dapat menggiring lndonesia ke arah disintegrasi bangsa. Hal ini sangat mungkin terjadi apabila kemajemukan tersebut tidak dikelola secara bijaksana, apalagi kemajemukan tersebut tidak diintegrasikan ke dalam jiwa dan semangat untuk mempersatukan seluruh komponen anak bangsa dalam wadah suatu negara.

Salah satu corak plural yang krusial dan strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pluralisme agama yang tumbuh dan berkembang di persada nusantara. Islam, Katholik, Kristen, Hindu, Budha, maupun Khonghucu adalah religi yang memberi jiwa dan tuntunan suci bagi masing-masing pemeluknya dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Agama menjadi pedoman dan penuntun hidup bagi pemeluknya untuk mencapai kesejahteraan yang sejati dalam kehidupan di alam nyata dan untuk menggapai kebahagiaan yang abadi di alam langgeng.

Lengkapnya disini

Terimakasih Atas Kunjungan Anda

Judul: Agama Dalam Masyarakat Majemuk Perspektif Hindu Dharma
Ditulis oleh Abid Muhammad Nur
Rating Blog 5 dari 5
Item Reviewed: Agama Dalam Masyarakat Majemuk Perspektif Hindu Dharma
Semoga artikel Agama Dalam Masyarakat Majemuk Perspektif Hindu Dharma ini bermanfaat bagi saudara. Silahkan membaca artikel kami yang lain.
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang baik, jangan spam/ SARA
Boleh masang link asal jangan LiveLink, karena pasti saya hapus... THANKS

 
Copyright © Celotehan Warung Kopi